Saat aku pulang pada tanggal 10-01-14 sengaja aku berangkat pagi dari jogja tepatnya pukul 5.25 aku udah langsung cabut dr rumah Zakky jujur aku masih sedikit lelah karena semalem akau tidur jam setengah 12 dan terbangun jam 4 karena harus bolak balok Snoze alarmku yang begitu keras. Dinginya pagi yang menyelimuti jogja menyapaku saat ku mulai menancap gas aku menggunakan 2 jaket kebtulan aku belum makan dan gak bawa bekal apapun aku hanya berdoa agar aku kuat smpai bnjar tnpa berhenti. pukul 7.15 aku sudah samapi jalan pntai terobosan sumpah kala itu aku ngerasa laper bnget tp apa daya aku g akan makan setelah itu aku mulai kalut dan berdoa ya Allah jangan hujankan sumpa saat jam 7 aja masih di jogja aku lihat sekitar di depanku mendung semua aku mulai ragu tapi saat sampai jalan pantai semua tempatnya mendung aku mulai merasa bintik" air setelah aku balas smsnya mita yang aku jawab mau ke Banjar. disitu aku tidak lelah sambil berdoa dan memohon kepada YME. Alhamdulilah sumpah tempat itu lama" mulai bersih dan aku lihat di atas awan ada sebuah pelangi dan kalau kalian tahu, aku sangat suka pelangi dan Mita pernah aku bilangin kamu ibarat pelangiku. Sambil terus menancap gas aku melihat begitu indahnya pelangi yang menandakan pembiasan cahaya akibat air hujan... setelah hampir pukul 8 aku mulai kalut kini awan begitu gelap samapai aku melihat susasan pagi itu udah isperti sore hari bahkan di jalanan tidak tampak orang berlalu lalang mungkin mereka mengira akan ada hujan besar yang aku temui hanya seorang kakek tua yang menggunakan sepeda tuanya. Sambil aku semakin berdoa dan kalau tau rintikan air mulai membasahi helmku aku semakin berdoa dan pasrha untuk meminta pertolonga tuhan. Knp aku tkut hujan karena dalam tasku ada karton Hp dan Jeans untuknya serta di depat aku meneteng kertas kado yang sudah di bentuk dan aku tali dengan pita yang membuatku lelah saat itu bahkan ampe migren karena aku ga bisa sumpah.
Dengan keajaiban Allah sumpah awan serasa di sibak dengan kuasanya dan hujanpun tidak turun yang ada aku disinari matahari pagi yang menyapaku begitu hangat (smbil bersykur aku berdoa terimakasih bnyak ya Allah kalau mau hujan nanti saja saat aku di banjar itu sebuah kata yang kerap aku ucapkan). alhamdulilah aku smapai banjar dan tidak hujan tapi saat ingin jumatan mendung dan kalau kalian tahu hujan langsung deras bnget smapai jam 13.00 serasa air yang tumpah langsung dari atas sampai atap sengpun bunyi treng".... dll aku bersyukur inikah nikmat tuhan untuku yang sebenarnya aku sangat disayangi olehj dia bahkan aku masih diberi hidup setelah aku memiliki sebuah nasib dan insiden yang menyebabkan aku harus di operasi pada bagian terpenting manusia :). Dalam doaku aku bilang yaAllah aku sayang dia maka jangan hujankan dulu karena aku tak ingin membohonginya dia di setiap tulisan yang aku buat di Blog syukurlah Allah masih sayang sama aku.
Sampai di bnjar aku sedikit kecewa aku udah bela"in dteng cpet biar nanti jam 10 bisa anterin surat eh... malah yg bwa surat dtengnya besok tgl 11 yaudah mau gimana lagi dengan berat hati kalau tau gini malem jumatanya aku makan Shusi thei sebuah restoran mahal jepang yang ada di banjar dimana aku dapat traktiran kalau tau disana itu isninya orang kaya yang pakai mobil bahkan sedikit makan aja ampe habis 600 ribu. kalau kemaren aku dteng pasti akan pesta besar"an karena pembubaran panitia Standup yang kami punya uang lebih smpai berapa juta.

No comments:
Post a Comment