Gogolinux

Tuesday, November 20, 2012

Hasil Observasi Di Makam Keluarga Besar UGM Sebuah tempat peristirahatan terakhir yang paling tenang,yang mungkin banyak orang menyebutnya makam.Sebuah tempat hunian yang kita akan lama disana dan hanya berukuran 2x1,memang benar beberapa pendapat orang bahwa makam adalah rumah masa depan.Tentunya kita semua sebagai manusia tidak akan kekal di alam ini,besok,lusa,tahun depan atau bahkan detik ini pun kita tidak ada yang tau kapan kita semua meninggal dan akan menempati makam untuk selamanya. Sebuah bangunan yang hanya berdiri tegak di atas tanah tidak kurang dari satu meter tertata rapi di makam keluarga besar UGM.Lebih sering di sebut sebagai batu nisan,damana waktu disana saya teringat akan tempat saya kelak.Mulai dari melihat satu-satu dan saling mencocokan dengan teman-teman saya.Ini adalah observasi yang pertama,uniknya di pintu masuk ada sebuah pendopo yang cukup besar. Dan dari hasil hitungan dan pengumpulan dapat di rata-ratakan pada usia 65 tahun para dosen yang meninggal dan di makamkan disana.Serta kebanyakan dosen yang meninggal antara usia 69 tahun.Hebatnya lagi malah ada pada usia yang 30 dan tertua pada usia 101 tahun.Yang saya kagumi dari makam tersebut semua yang di makamkan memiliki titel atau gelar yang hebat mulai dari Dr-Prof ,sungguh merupakan makam para orang-orang pintar.Bahkan disana juga ada makam pahlawan seperti salah satu batu nisan yang saya amati yaitu Prof.Dr.Rm.Sudikno.Msh yang lahir pada 7 Desember 1924 dan meninggal pada tanggal 1 Desember 2011.Ada satu agi yang cukup menjadi objek yang saya amati juga yaitu ada yang di makamkan pada usia satu tahun.Awalny banyak pertanyaan yang muncul akibat adanya sebuah makam anak kecil tersebut,mungkin anakanya dosen atau apa.Mungkin itu usia termuda yang ada disana. Semua itu merupakan ringkasan dari hasil observasi pertama saya.Merasa tidak puas akan semua itu saya akhirnya mendatangi makam itu lagi pada hari senin tanggal 22 oktober 2012.Dimana pada saat itu saya bertemu dengan juru kunci makam itu, dan saya sempat bertanya akan semua hal yang banyak belum saya ketahui,dari hasil bertanya lebih jelas dengan juru kunci makam.Disana ternyata memiliki aturan sendiri untuk kelayakan atau seseorang yang akan dimakamkan di Sawitsari. Begini aturan yang ada untuk ketentuan tentang warga Universitas Gajah Mada yang dapat dimakamkan di makam keluarga Universitas Gajah Mada (Sawitsari) yang di atur pada Surat Edaran Rektor Nomor UGM/3836/UM/06/03 tanggal 3 Juli 1987,yang di ubah dengan Surat Edaran Rektor Nomor 6434/J01.P/KP.03.07/97 tanggal 16 Oktober 1997.Itu dengan mempertimbangkan kapasitas makam akan keadaan sekarang dan untuk jangka panjang.Sekilas yang saya kutip dari aturan permakaman. Serta syarat Warga Universitas Gajah Mada yang dapat dimakamkan di makam keluarga Universitas Gajah Mada (Sawitsari) adalah yang memenuhi sekurang-kurangnya salah satu persyaratan : 1. Dosen dan karyawan Universitas Gajah Mada yang secara nyata bertempat tinggal di perumahan dinas Universitas Gajah Mada di Bulaksumur atau Sekip 2. Dosen Universitas Gajah Mada yang sedang atau pernah memangku jabatan struktural di Universitas Gajah Mada 3. Dosen Universitas Gajah Mada yang sudah aktif bekerja di Universitas Gajah Mada sekurang-kurangnya 20 tahun 4. Isteri atau suami dari Dosen dan Karyawan sebagaimana dimaksud pada ketentuan angka 1,2,dan 3 di atas,baik yang suaminya atau isterinya masih bekerja maupun yang sudah pensiun,atau sudah meninggal dunia. Dalam hal tersebut ahli waris dapat mengajukan permohonan secara tertulis kepada Wakil Rektor Senior Bidang Administrasi dengan tembusan Kepada Direktur Pengelolah dan Pemelihara Riset. Untuk saat ini julah makam yang ada sekitar 336 dengan III blok yang ada pada makam Sawitsari,sedikit mengulas tentang makam anak yang berusia 1 tahun itu merupakan makan sebelum adanya aturan dan tempat prmakaman itu menjadi milik UGM,serta tentang masalah kenapa ada makam yang isinya bertumpukan itu untuk menghemat akan lahan di tambah kadang ada juga permintaan.Sekilas ringkasan yang dapat saya tulis dari hasil observasi di makam keluarga UGM (Sawitsari) Condong Catur,Sleman,Yogyakarta.

wktu gw ikut sp2mp

Semangat Segitiga Emas Kebangsaan Oleh : Faozan Abdullah Di awal hari yang cukup terang dimana saya di hantarkan pada sebuah ruangan yang cukup bagus,ruang fakultas kedokteran entah ruang siding atau apa.Sebuah ruangan yang meja dan kursinya tertata rapi ke atas seolah-olah seperti sedang di sebuah ruang siding MPR/DPR.Dimana saat itu saya masih belum tau apa dan maksud dari seminar ini ? Sampai dating sebuah mas-mas yang mengaku dari fakultas pertenakan,bernama miftah.Dia orang yang memecah keheningan dan ke galauan pada pagi itu,hingga di jelaskan apa itu segitiga emas kebangsaan dan di sebutkan juga jarkon dari segitiga emas kebangsaan yang sampai sekarang saya masih ingat “Berkarakte,Berbagi,Berinspirasi”.Sebuah kata yang tidak terlalu panjang tapi jika di salami maknanya cukup berarti. Sebelum tiga pembicara datang dan akan mengisi materi pada seminar hari itu kita sempat di isi oleh seoang wakil ketua panitia yang saya lupa namanya,begini katanya : Pemimpin yang baik adalah pengusaha dan dia bisa bahkan akan tidak menerima gajinya dan dia bisas menyumbangkan gajinya untuk masyarakat.Lalu orang hebat itu dimana saat orang lain sedang sedih kita yang bersemangat,orang lain hanya dapat ngomong doang kita yang berbuat dan praktekin dengan nyata.Dia juga menambahkan menurut Antonius garmsky,entah benar atau tidak saya dalam penulisanya “Mahasiswa adalah kelompok borjuis yang dapat meloncat kemana saja”.Di akhir dia menyetelkan sebuah video motivasi yang berjudul akubpeduli,wah keren banget pokonya. Hingga dating pak gagah pembicara pertama yang membawa tema Leader Ship yang menurut beliau ship dalam artian disini sebagai kappa yaitu fasilitator yag dapat mengayomi dan.. sheep yang dapat di artikan kambing yaitu orang yang dapat mengikuti aturan karena tdak semua orang bias jadi pemimpin. Leader Ship dapat di bagi menjadi dua faktor yaitu Internal dan Eksternal dimana di jabarkan sangat banyak dan panjang lebar tapi itu semua tidak akan saya jabarkan di sini karna masih banyak orang-orang dan pendapat hebat lain yang akan saya tulis.Intinya semua yang ada di dalam factor internal mauun eksternal harus dengan budaya dan tidak semua masyarakat bisa menerimanya.Kata terakhir dari beliau sebelum meninggalkan ruangan “Mulailah dari hal yang kecil dan jangan takut salah”. Selanjutnya di isi oleh pak yoyo haryono dengan tema kewirausahawan wah seorang pemilik rumah makan yang bernama SS(special sambel) yang dia dirikan mulai tahun 2002 dengan modal awal 9juta dan sekarang dia sudah memiliki 55 cabang di 20 kota dengan penghasilan 8milyar perbulan. Dimana saya mendapatkan penjelasan dari beliau tentang modalitas,strategi,target pasar,dan manajemen.Semua merupakan prinsip dia dan dijelaskan dengan gaya dia yang sangat khas.Dia juga memiliki prinsip yang sangat tinggi.Bahkan dari beiau saya mendapatkan nilai-nilai dan keyakinan dalam merawat SS : Dalam hal rezki kita hanya proses sedangkan pencapaian hasil mutlak menjadi otoritas Allah,Mensejahterakan keluarganya-pelangganya-kehidupan lain,Memiliki jalan tentram dengan ukuran hati,menjaga konsistensi,senantiasa belajar dan memperbaiki diri. Saya juga salut dengan dia karena dia rela berkorban dan komitmenya yang tinggi serta semua kata-nya sungguh bermakna dan mengena di hati.Satu lagi catatan kecil tentang kesuksesan”Sukses adalah dimana ketika kita bias selalu bekerja dengan kemampuan terbaik dan menikmati indahnya bekerja itu tanpa di gelisahkab hasilna akan seperti apa. Dan pemateri ketiga oleh mas Ad handita wakil direktur CV Handayani.Dimana dia menjelaskan tentang social entrepneuship diiana mas handita sebagai penggerak masyarakat gunung kidul dengan pemberdayaan ikan lele dia sangat energik dan pekerja keras bahkan pantang menyerah dan juga dia cedas.Di gunung kidul sendiri banyak warga yang menyukainya dan dia memberikan spirit dan motivasi sama para petani agar bias usaha juga jangan hanya dapat bertani dan berkebun tapi juga dapat berindustri. Wah sungguh orang-orang yang hebat dan memiliki prinsip yang kuat serta tekad yang hebat.Sungguh saya terispirasi oeh mereka semua.Ini aru hari pertama dihari kedua saya juga mendapat pengalaman dan pelajaran yang tak terlupakan oleh bu Siti Anjarwati dengan pendalaman leadership dan kata-katanya Please enjoy your day. Sert pemateri ke dua oleh pa Ibnu Wahid sebagai dosen di UGM sendiri dan direktur CV Spectagama dengan semangat dan kata-katanya Indonesia masih bias di Embargo dunia tapi dunia tidak ada Indonesia tidak akan bias.Beliau menjelaskan lebih dalam tentang Enterpreneurship:Vision,Value,and Passion.Dengan kata-katanya Success itu : so inspiring,undeniable,contex,congruent,ecologis,self initiate,state in positive. Semua takan telupakan apalagi hari senin sampai sabtu setelah hari inggu yang di isi pemateri terakhir oleh pak Ibnu,saya dan teman satu kelompok saya berjuang dan berusaha menjad pengusahabaru di denganbisnis kecil-kecilan hehe kami berjualan bakso mercon wah !! dan alhamdulilah pada hari penilaian kami mendapat laba bersih 91ribu dengan modal awal 65ribu rupiah.Dan lebih bahagianya lagi kami semua menjadi juara tiga ,alhsdulilah….. Seperti tak mudah untuk ku lupakan semua kejadian dari awal hingga terakhirnya segitiga emas kebangsaan,jujur saya senang dan mendapat banyak wawasan serta pengalaman.Sungguh jika di tuliskan semua dalam bentuk tulisan mungkin tak akan habis ku ceritakan dank u tulis dalam semalam dan berlembar-lembar.Dan saya ingin menjadi panitia SP2MP kelak dan saya berjanji pada diri saya,saya ingin nantinya menjadi salah satu oran gyang akan mengisi dalam seminar itu kelak. Semua cerita berkhir dengan kegiatan kita yang terakhir yaitu tentang permasalahan sosial di sekitar area UGM.
Penemuan Dahsyat Ilmuwan Islam yang Dilupakan Sejarah Dunia 05 Apr Tulisan saya kali ini akan membahas tentang penemuan-penemuan spektakuler dari para ilmuwan Islam di abad pertengahan. Meski saat ini masih ada yang beranggapan keliru dengan mengatakan bahwa “Rentang waktu kala itu adalah masa yang sia-sia”, ternyata pada dasarnya di dunia Islam telah muncul mutiara peradaban yang tidak terkira gemilangnya. Kejayaan peradaban Islam pernah di wakili oleh Baghdad, Mesir, Andalusia, India dan lainnya. Di tempat itu lahirlah karya-karya yang luar biasa sehingga dapat menggetarkan dunia. Para ilmuwan, cendikiawan, sarjana, ahli fiqih bahkan para penguasanya pernah dengan sungguh-sungguh terobsesi pada ilmu pengetahuan. Akibatnya, muncullah sebuah tatanan kehidupan yang baik dan maju dalam sejarah dunia. Banyak yang telah dilahirkan oleh peradaban Islam bagi dunia. Hingga saat ini, manfaatnya masih bisa dirasakan dan terus dilakukan pengembangan lebih lanjut demi kemudahan. Dan untuk lebih jelasnya mari kita telusuri beberapa penemuan dari para ilmuwan Muslim tersebut. Di antaranya: 1. Teori Relativitas Al-Kindi Teori relativitas ternyata telah lama dicetuskan oleh ilmuwan Muslim di abad ke 8 Masehi. Dialah Abu Yusuf bin Ashaq al-Kindi. Ia adalah seorang ilmuwan dan filsuf Muslim keturunan Yaman dan lahir di Kufah tahun 185 H/796 M. Ilmuwan yang di kenal sebagai Alkindus di Barat ini menyatakan bahwa manusia adalah makhluk relatif dan terbatas. Walaupun semua makhluk individu tidak terbatas banyaknya, namun waktu, gerak, badan dan ruang adalah terbatas. Intinya, Al-Kindi hendak menyatakan bahwa “Waktu itu ada (eksis) karena ada gerak. Gerak itu adak karena badan/tubuh yang bergerak…. Jika tidak gerak, ada tubuh yang diperlukan untuk bergerak; jika ada badan, ada gerakan yang dilakukan”. Dengan kata lain, ruang, waktu, gerakan dan benda itu bersifat relatif satu sama lain dan tidak dapat berlaku sendiri (independent) atau absolut. Seluruhnya bersifat relatif terhadap objek-objek lain dan terhadap si pengamat. Teori yang di gagas Einstein juga hampir sama. Ia menyatakan bahwa “Eksistensi-eksistensi dalam dunia ini terbatas, walaupun eksistensi itu sendiri tidak terbatas”. Tentu saja karena kedua ilmuwan ini hidup dan berkarya di zaman yang berbeda, maka temuan dari Einstein akan lebih mendetail dan dijelaskan dengan dukungan penelitian dan pengujian ilmiah. Bahkan telah terbukti dengan adanya ledakan bom atom di Nagasaki dan Hiroshima. Namun yang jelas, ternyata teori relativitas yang di gagas oleh Albert Einstein pada abad ke 20 telah lebih dulu di temukan oleh ilmuwan Muslim yaitu Abu Yusuf bin Ashaq al-Kindi sekitar seribu seratus tahun sebelumnya. Gambar: Al-Kindi Sesungguhnya, konsep tentang relativitas ruang dan waktu ini sudah tidak asing lagi bagi kalangan ilmuwan Islam terdahulu. Karena di dalam Al-Qur`an telah disebutkan berbagai ayat yang mengisyaratkan relatifnya ruang dan waktu, seperti: “Sesungguhnya sehari disisi Allah adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu” (QS. Al-Hajj [22] : 47). “Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (Urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu” (QS. As-Sajdah [32] : 5) Jadi, sekarang apakah kita tidak bangga dan termotivasi untuk mengembalikan kejayaan Islam itu. 2. Observatorium buatan Nasir ad-Din at-Tusi (Malagha) dan Ulugh Beg Menurut catatan sejarah, observatorium pertama yang di buat manusia adalah yang di bangun pada zaman Yunani kuno oleh seorang asronom yang bernama Hipparchus pada tahun 150 SM. Sejak saat itu di seluruh dunia membangun observatorium hanya mencontoh mentah-mentah bangunan ini hingga belakangan ilmuwan Islam lah yang mengoreksinya. Tahun 1259 M, Nasir ad-Din at-Tusi lah yang melakukan hal itu. Ia memimpin beberapa astronom Muslim untuk membangun sebuah observatorium di Malagha. Observatorium itu pun dilengkapi dengan perpustakaan yang koleksi bukunya mencapai 400 ribu judul lebih. Gambar diri Nasir ad-Din at-Tusi dan ilustrasi observatorium Malagha Selain itu, sebuah obsernatorium yang lebih canggih dibangun di Samarkand dengan nama Ulugh Beg. Seorang ahli astronomi Barat, Kevin Krisciunas dalam tulisannya berjudul The Legacy of Ulugh Beg mengungkapkan, obserbatorium termegah yang dibangun sarjana Muslim adalah Ulugh Beg. Observatorium itu di bangun seorang penguasa keturunan Mongol yang bertahta di Samarkand bernama Muhammad Taragai Ulugh Beg (1393-1449). Dia adalah pejabat yang menaruh perhatian terhadap astronomi. Ketertarikannya itu bermula ketika dia mengunjungi observatorium di Malagha yang di bangun oleh astronom terkemuka, Nasir ad-Din at-Tusi. Foto: Observatorium Ulugh Beg di Samarkand Geliat pengkajian astronomi di Samarkand mulai berlangsung pada tahun 1201 M. Namun aktivitas astronomi yang sesungguhnya di wilayah kekuasaan Ulugh Beg mulai berlangsung sejak tahun 1408 M. Sejak saat itu semangat pengkajian astronomi di Samarkand mencapai puncaknya ketika pejabat dan ahli astronomi itu memerintahkan membangun sebuah observatorium Ulugh Beg (sesuai dengan namanya) untuk kepentingan penelitian. Namun sayang, setelah Ulugh Beg meninggal maka observatorium itu mulai di abaikan hingga akhirnya rusak dan terbengkalai. 3. Sistem air mancur temuan Banu Musa bersaudara Dalam berbagai catatan sejarah, terungkap bahwa umat Islam menjadi umat pertama yang menggunakan media air dalam rancangan sebuah taman. Di samping itu, masjid, istana, rumah juga ikut menggunakan media air ini dalam mempercantik arsitekturnya. Namun sayang hanya sedikit atau bahkan tidak ada lagi yang pernah mengangkat hal ini, bahwa ilmuwan Muslim lah yang pertama-tama mengenalkan sistem air mancur. Gambar: Banu Musa bersaudara Banu Musa bersaudara telah meninggalkan warisan yang berharga bagi umat Islam, yaitu karya-karya yang terangkum di dalam kitab Al-Hiyal (kitab perangkat mekanik) yang bermanfaat dalam perkembangan teknik dan arsitektur Islam. Dalam kitab ini Banu Musa bersaudara membuat rancangan air mancur dalam berbagai teknik. Prinsip-prinsip geometri dan fisika telah mereka terapkan dalam pembuatan air mancur dan mereka juga telah mampu membuat tujuh model rancangan air mancur. Sungguh menakjubkan. 4. Resep pembuatan sabun ala Ar-Razi Sabun telah di kenal oleh umat Islam sejak abad ke 9 Masehi. Dikenalkan pertama kali oleh ilmuwan Muslim yang bernama Ar-Razi atau di Barat sebagai Razes. Menurut Razi untuk membuat sabun di butuhkan campuran beragam minyak tumbuhan (diantaranya minyak zaitun) dan mencampurnya dengan sodium hidroksida serta bahan-bahan aromatik seperti thyme. Gambar: Ar-Razi Betapa hebatnya para ilmuwan Muslim terdahulu. Mereka telah benar-benar menerapkan salah satu sabda Rasulullah SAW bahwa “Kebersihan itu sebagian dari iman”. Selain Ar-Razi, para ahli kimia Muslim abad pertengahan juga telah menemukan sabun wangi yang berwarna serta sabun cair. Bahkan baru-baru ini telah ditemukan sebuah manuskrip dari abas ke 13 yang berisi tata cara pembuatan sabun secara lebih mendetail. Berikut penjelasannya: “Sediakan sejumlah minyak wijen, sedikit potash, alkali dan beberapa jeruk lemon. Kemudian, campur dan rebus bahan-bahan tersebut. Setelah masak, tuangkan campuran penas tersebut dalam cetakan lalu biarkan sampai menjadi dingin. Maka jadilah sabun batangan” Sungguh mengherankan bila di Eropa pada abad pertengahan para raja dan kalangan bangsawan masih menggunakan air seni manusia untuk mencuci baju dan mandi, peradaban Islam telah menikmati sabun dalam bentuk batangan. Tapi ironisnya, sumbangsih peradaban Islam ini tidak disebutkan dalam banyak buku sejarah penemuan dunia. Kurun waktu dari abad ke 1 hingga 15 diloncati begitu saja seolah-olah lima belas abad itu tidak ada artinya. 6. Sampo buatan Sake Dean Mahomet Tahukah Anda siapa yang memperkenalkan pertama kali sampo ke dunia Barat? Dialah seorang Muslim dari Benggali (India) bernama Sake Dean Mahomet yang membawa sampo ke daratan Eropa pada tahun 1759. Dia kemudian memperkenalkan sampo di Inggris dengan membuka “Mahomed`s Indian Vapor Baths” atau “Pemandian wangi gaya India milik Mahomet” di kawasan pelabuhan Brighton. Pemandian ini lebih mirip dengan pemandian gaya Turki atau Turkish Baths dimana ia juga menawarkan pijat terapi kulit kepala atau champi (mengeramas). Mahomet bahkan kemudian di tunjuk sebagai seorang ahli bedah khusus menyampo bagi raja George IV dan William IV. Gambar: Sake Dean Mahomet Sejak saat itu para penata rabut di Inggris kemudian mulai membuat sampo dengan cara merebuh sabun batangan dengan air matang yang di bubuhi dengan rempah-rempah untuk membuat rembut berkilau dan wangi. *** Tulisan di atas hanya mengulas sedikit dari banyaknya temuan lain dari para ilmuwan Muslim terdahulu. Sungguh merupakan kebanggaan bagi penulis saat bisa membagikan informasi ini kepada para pembaca – khususnya umat Islam – dengan tujuan untuk membuka wacana baru dan memotivasi diri untuk lebih maju berkarya. Namun sayang, banyak yang menduga pada era itu (abad pertengahan) adalah abad yang sia-sia. Kalau pun menyadarinya itu tidak benar, tidak sedikit yang menyembunyikan untaian mutiara ilmu pengetahuan itu dari sejarah dunia. Bahkan yang lebih menyedihkan lagi adalah dari kita sendiri sebagai umat Islam, kita tidak lagi bangga dengan fitrah diri kita dengan mengabaikan fakta sejarah ini. Selain itu, kita tidak lagi menjadikan apa yang dilakukan oleh pendahulu kita sebagai contoh motivasi untuk lebih maju dan terus berkarya demi mengikuti persaingan dunia. Padahal kita memiliki modal untuk menjadi kaum yang paling berjaya di seantero dunia. Mari dari sekarang kita berniat dan meneguhkan semangat usaha demi membangkitkan kejayaan umat Islam. Karena hakekatnya itu adalah wujud nyata dari menegakkan ajaran yang termaktub di dalam agama kita (Al-Qur`an dan As-Sunnah). Yogyakarta, 05 April 2011 Mashudi Antoro (Oedi`) [Referensi: buku "Sumbangan-sumbangan karya sains super dahsyat Islam abad pertengahan", karya; Diyan Yulianto & M.S Rohman] Tulisan yang terkait dengan bahasan ini: http://oediku.wordpress.com/2010/04/05/peradaban-islam-obor-pengetahuan/#more-1817

tugas ke dua foklore

Pentas Seni dan Singo Barong Sebuah judul yang saya ambil dari penjelasan singkat seorang kakek-kakekpada desa karangmalang dusun caturtunggal sleman,Yogyakarta.Saya kutip pada malam hari saat saya singgah di rumahnya dan mendengarkan dengan khitmat setiap bait-bait kata-katanya yang keluar.Berawal dari pencaian saya akan sebuah mitos di dekat daerah tersebut, dengan bantuan teman saya akhirnya saya dapat bertemu dengan kakek sastro. Terdapat sebuah pohon melinjo atau orang sini lebih mengenalnya dengan sebutan pohon So,tepat di belakang rumah beliau.Dimana di pohon tersebut terdapat makhluk halus yang menunggu/bersarang.Dimana penunggu pohon tersebut lebih kerap merasuki jiwa orang yang sedang melakukan pentas seni jathilan/kuda lumping.Entah penduduk setempat menamakanya singo baong atau pentas jathilan yang kemasukan di namakan singo barong,saya lupa bertanya akan hal itu. Konon penunggu pohon so itu adalah jin yang sudah tua yang memiliki istri pocong dan bertempat tinggal di pohon beringin awalnya.Dimana rumah warga sekitarnya tiap malam kerap mendengar suara aneh dari pohon tersebut ,seperti suara orang uro-uro(nyanyian orang jawa).Entah sebab apa sehingga pohon tersebut di tebang oleh enduduk setempat sihingga jin tersebut pindah ke pohon so.Uniknya untuk orang umum selain pemain jathilan, jin tersebut hanya merasuki orang-orang bodoh dan preman yang suka onar/orang-orang yang suka mabuk yang mungkin membuatnya kesal. Tanda-tanda jika kerasukan,orang yang bersangkutan akan memakan/meminta beling,kembang,ayam cemani/ayam hitam dll.Terus setan itu juga akan tenang jika pohon tesebut di beri sesaji sungguh fenomenal.Saya sempat bertanya apa tidak ada tindakan untuk mengusir makhluk halus tersebut,”tidak” jawab kakek sastro.Untuk kebanyakan orang biasa saja bahkan acuh tak acuh termasuk kakek sastro. Cerita ini biasa di ceritakan kepada anak-anak kecil agar kelak mereka semua menjadi orang yang benar dan tidak suka mabuk-mabukan,(seperti terdapat pesan moral yang tersirat).Biasanya cerita ini juga di ceritakan oleh warga sebelum atau sesudah acara jathilan.Caa penyampaianya berupa cerita langsung dan sudah menjai tradisi lisan bagi orang tua bahkan kakek sastro sendiri untuk anak-anaknya dan cucunya
islam diturunkan sebagai jalan hidup manusia di dunia ini, mengarahkan tujuan seorang manusia agar sesuai dengan yang dikehendaki Sang Pencipta. mengatur setiap hal yang bersangkutan dengan kebaikan hidup manusia. Islam turun bukan hanya sekedar penyejuk rohani, atau ceramah-ceramah kerohanian yang sakral. Islam diturunkan lebih dari itu semua. Karena Islam adalah jalan kehidupan. setiap anak Adam diciptakan dan diberi pilihan untuk hidupnya. Allah menurunkan Islam sebagai pengatur kehidupan dunia diantara pengatur-pengatur lainnya yang diciptakan oleh manusia. Manusia diciptakan dengan pilihan, dan Allah telah menjelaskan jalan pilihan-Nya. "terima kasih atas ceramahnya" atau "terima kasih atas siraman rohaninya" adalah beberapa ungkapan ketika seseorang membaca atau mendengarkan tentang Islam. atau di beberapa institut negeri ataupun swasta, militer ataupun sipil, lembaga pendidikan dan sekolah-sekolah, Islam hanya dikenal sebagai bagian rohani saja. Memang Islam adalah siraman dan penyejuk jiwa dan rohani, akan tetapi bukan sebatas itu saja. ruang lingkup Islam adalah dari anda mulai membuka mata sampai anda memejamkannya kembali. Hidup seorang muslim adalah Islam. kegiatan kehidupan sehari-hari adalah Islam. semua telah terangkum dan dijelaskan dengan sangat baik dalam Islam, sampai disetiap masalah, Islam selalu hadir dengan solusi-solusi. Tata cara "Thoharah" (bersuci) dari mulai mencuci tangan terlebih dahulu setelah bangun tidur, sampai tata cara mandi. dari mulai anjuran-anjuran bagi bujangan sampai rukun-rukun nikah. dari pengharaman riba sampai penghalalan jual beli dan tata cara mencari rezeki yang halal. suami sebagai kepala dan penanggung jawab keluarga dan istri sebagai manager dalam keluarga. apakah itu semua bukan kehidupan? apakah semua itu hanya siraman rohani dan penyejuk jiwa? Semua telah terangkum dalam Islam, dan semua telah diatur dan dijelaskan dalam Islam. Allah berfirman : الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا Artinya : "hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu." (QS Al-Maidah : 3) Read more: http://www.artikelislami.com/2010/06/islam-turun-untuk-mengatur-kehidupan.html#ixzz29T3msk00
hehehe gw ruz dpt beasiswa nih

Saturday, November 17, 2012

biz mesra"an ma syangku hehehe btw sexy nd kren lowh... mna romantis bnget lg pcarku...
yaallah... mita gt deh q jd kya cemburu msa dr kmren ketawa di sms mlu dah gt kya asik bnget ma smsny
mantep bget pcran ma pcrku pas di kaliori hehehehe dket goa maria tuh aseeek

Monday, November 12, 2012

gw kgen nd dah g sbr yang wat pulkam nd ktmu mita
yakin... mantep bget agenda gue tiba" numpuk nd ngerasa gw dah kya jadi satu aja ama bem

Monday, November 5, 2012

mantep bget demo pertama kalinay gue dr bunderan ugm sampai direktorat UGM hehehehe tentang tolak UUPT tr bkal di lanjutin tgl 19 dengan semnagat dan jumlah masa yang bnyak

Friday, November 2, 2012

hem.......... gtw nih gw gw mw cb bysa aj ma dy atau gw lebih ea
lebayy nd pnjang bget pesan dr frensen di fb mita gila mpe buat cerpen jd tuh..
Simulasi KPR